Langkah-Langkah Cara Membuat CV

Langkah-Langkah Cara Membuat CV

5/5 (3)

Curriculum Vitae (CV) adalah daftar riwayat hidup yang memberikan gambaran mengenai pengalaman seseorang dan kualifikasi lainnya. CV menjadi syarat utama bagi para pelamar kerja, agar perusahaan tahu apakah pelamar layak untuk direkrut atau tidak. Bisa dibilang CV seolah menjadi penentu apakah seseorang bisa diterima atau ditolak lamarannya.

Nah, sekarang anda sudah tau kan mengapa CV sangat penting bagi yang ingin melamar kerja. Simak artikel berikut untuk mengetahui bagaimana cara membuat CV yang baik dan benar.

Langkah-Langkah Cara Membuat CV

cara membuat cv lamaran kerja
sumber: pablo.buffer.com

Mencantumkan informasi pribadi

Informasi pribadi dalam CV wajib adanya, anda tidak harus menulisnya panjang-panjang cukup mencantumkan nama, alamat, nomor telepon, hingga email. Posisi informasi pribadi berada tepat di atas CV header, agar informasi itulah yang pertama kali dilihat oleh perekrut.

Anda juga harus memerhatikan ukuran font nama, yang idealnya ukuran font nama lebih besar dari ukuran teks yang lain. Dalam menempatkan informasi pribadi, anda juga harus menempatkan nama di posisi teratas, lalu alamat anda, dan selanjutnya nomor telepon, dan email.

Menuliskan CV Objektif atau CV Summary

CV objective atau CV summary berisi perjalanan karier anda. Tetapi apabila anda masih pemula maka perjalanan karier bisa diganti dengan ringkasan perjalanan pendidikan anda. Ringkasan perjalanan pendidikan bisa berisi jurusan yang diambil selama pendidikan.

Dan juga berapa lama pendidikan itu ditempuh dan apa saja yang diperoleh selama pendidikan. Tuliskan semua itu dalam satu paragraph yang berisi tiga baris.

Cantumkan pengalaman kerja

Pengalaman kerja bisa menjadi bahan pertimbangan perekrut dalam memberi undangan wawancara.  Tetapi bagi anda yang baru lulus (fresh graduate), anda bisa mencantumkan pengalaman magang atau pekerjaan lain yang masih berhubungan dengan pendidikan yang dijalani.

Menyajikan informasi pengalaman kerja, pekerjaan terakhir berada di urutan yang pertama. Informasi utama yang ditulis adalah tanggung jawab selama menjalani pekerjaan tersebut.

Menuliskan pendidikan yang dijalani dan posisinya

Anda bisa menceritakan pendidikan yang dijalani dan bagian penting-pentingnya saja, seperti Nama universitas atau sekolah, Lamanya menempuh pendidikan, Jurusan yang dipilih, Nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) atau Ujian Nasional (UN). Anda bisa menempatkan latar belakang pendidikan di bawah pengalaman kerja anda.

Tuliskan kemampuan yang dikuasai

Ketahui terlebih dulu pekerjaan yang ingin anda dapatkan, dan kemampuan apa yang dibutuhkan dari pekerjaan tersebut. Seperti contohnya anda memasukkan kemampuan bisa mengoperasi kan software Adobe Photoshop karena anda melamar pekerjaan di bidang Desain Grafis.

Jangan memasukkan kemampuan yang semua orang bisa melakukannya seperti mengoperasi kan Microsoft Word.

Memasukkan Informasi tambahan

Langkah terakhir dalam cara membuat CV adalah memberikan informasi tambahan. Apabila dirasa perlu untuk memasukkan informasi tambahan seperti minat, prestasi hingga pengalaman berorganisasi, anda bisa menambahkannya. Karena ada beberapa perekrut yang memerhatikan beberapa poin tersebut sebagai nilai tambah di mata perekrut.

Itulah langkah-langkah dalam membuat CV yang baik dan benar, dan yang sesuai dengan aturan.

Membuat CV yang dimuat dalam berlembar-lembar halaman, tidak menjadikan jaminan bahwa kamu dapat diterima, malahan CV model seperti itu cenderung diabaikan perekrut bisa karena alasan kurang menarik atau terlalu bertele-tele.

Semoga bagi anda yang sedang ingin melamar kerja ke perusahaan tertentu, bisa mempelajari terlebih dulu bagaimana cara membuat CV yang benar dan sesuai dengan kriteria perekrut, serta agar bisa memberikan nilai tambah perekrut untuk mempertimbangkan anda sebagai karyawannya.

Rating:

Leave a Comment