Cara Membuat Makalah Yang Sesuai Dengan Aturan

Cara Membuat Makalah Yang Sesuai Dengan Aturan

5/5 (1)

Makalah adalah tulisan resmi yang dikhususkan untuk dibacakan di muka umum ataupun dalam suatu persidangan. Bagi anda yang masih mahasiswa atau pelajar, pasti sudah tidak asing dalam membuat makalah, dalam membuat makalah, anda harus memperhatikan tata bahasa serta sesuai dengan EYD yang berlaku.

Tetapi apakah anda sudah mengerti bagaimana cara membuat makalah yang baik dan benar dan juga yang sesuai dengan aturan? Simak artikel berikut untuk mengetahui struktur makalah dan juga tahap-tahap dalam membuat makalah.

cara-membuat-makalah yang baik dan benar

Cara Membuat Makalah Yang Sesuai Dengan Aturan

Hal pertama yang harus anda ketahui dalam membuat makalah, adalah struktur dari makalah itu sendiri. Inilah struktur makalah tersebut.

1. Cover Makalah

2. Kata Pengantar

3. Daftar Isi

4. Bab I Pendahuluan

  • Latar Belakang
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan

5. Bab II Pembahasan

6. Bab III Penutup

  • Kesimpulan
  • Saran

7. Daftar Pustaka

Baca Juga:  Cara Membuat Proposal

Persiapan Sebelum Membuat Makalah

Sebelum memulai menyusun makalah ada  beberapa langka yang harus anda ketahui terlebih dahulu.

1. Menentukan Tema atau Topik

Dalam membuat makalah, hal pertama yang harus anda lakukan adalah menentukan tema yang ingin anda bahas. Tema yang anda ambil harus sesuai dengan kemampuan anda, memberikan kesan yang menarik dan unik, dan seberapa besar manfaat yang didapat dari makalah tersebut.

2. Menentukan Judul

Langkah kedua yang anda lakukan adalah, menentukan judul dari makalah yang akan dibuat. Dalam membuat judul, anda harus bisa memfokuskan judul tersebut agar dapat mewakili pokok pembahasan pada makalah yang akan dibuat. Usahakan membuat judul yang menarik, spesifik, dan jelas.

3. Mengumpulkan Bahan Referensi

Bahan referensi juga memiliki fungsi penting dalam pembuatan makalah. Anda bisa mendapatkan bahan referensi dari jurnal, buku, ataupun artikel di internet. Anda juga harus ingat dalam mencari bahan referensi, harus memastikan bahwa sumber yang didapat sudah jelas dan bisa dipertanggungjawabkan, karena itu sangat penting untuk menjaga kredibilitas makalah.

4. Mempelajari Referensi Makalah Dengan Tema Yang Sejenis

Tahap ini berguna bagi anda, agar mendapat gambaran seperti apa penulisan makalah yang akan anda buat nanti. Tapi perlu anda ingat bahwa membaca referensi makalah dengan tema yang sama harus anda batasi agar anda tidak kehilangan fokus pada topik pembahasan makalah, dan juga agar tidak meniru karya orang lain atau plagiat.

5. Menulis isi makalah secara teratur

Menulis isi makalah yang dimulai dari bagian pendahuluan sampai kesimpulan dengan teratur. Hal ini berguna agar topik yang dibahas tidak melenceng dari topik pembahasan yang akan disampaikan. Anda bisa memanfaatkan bahan referensi, agar anda memiliki kajian dalam pembuatan makalah sehingga hasil makalah bisa anda dipertanggungjawabkan.

Langkah-Langkah Membuat Makalah

Inilah langkah-langkah dalam menyusun makalah yang sesuai dengan struktur makalah tersebut.

1. Cover Makalah

Halaman pertama dalam sebuah makalah adalah cover makalah. Di dalam cover sebuah makalah harus terdapat nama penulis makalah, logo universitas, tempat terbit dan juga tahun terbitnya makalah. Dalam menulis nama, jangan menggunakan singkatan dan juga gelar pendidikan. Lalu untuk judul makalah, sebaiknya menggunakan huruf kapital yang diberi bold.

Lalu untuk font tulisan adalah Times New Roman dengan ukuran font 14 dan gunakan layout rata tengah. Sementara itu, nama penulis tidak perlu dijadikan kapital hanya pada awal kata saja. Tetapi untuk nama universitas, gunakan huruf kapital yang ditebalkan. Dan pastikan judul yang berada di cover makalah bersifat informatif, singkat dan jelas bagi para pembaca.

2. Abstrak

Abstrak adalah rangkuman dari hasil penelitian. Dalam menulis abstrak dengan bahasan pokok dari masalah yang diteliti, anda bisa menggunakan bahasa indonesia atau inggris. Apabila anda ingin menggunakan bahasa inggris tidak boleh menulisnya lebih dari 200 kata, dan apabila bahasa Indonesia yang ingin digunakan maka dibatasi hanya 250 kata.

3. Daftar Isi

Daftar isi memiliki manfaat untuk memberikan informasi dari isi makalah yang akan dibaca tersebut, oleh karena itu daftar isi harus dikerjakan secara tepat dan akurat. Pada setiap bab dan sub bab akan diberikan nomor di sudut halaman yang berguna untuk mempermudah pembaca dalam mencari halaman yang ingin dicari.

4. Kata Pengantar

Dalam menulis kata pengantar, anda harus memerhatikan kata per kata agar tidak terjadi kesalahan dan juga kata pengantar ditulis secara lengkap tetapi hanya yang umum saja. Kata pengantar berfungsi agar pembaca memiliki gambaran seperti apa arah penelitian yang anda buat.

Di dalam kata pengantar, biasanya selalu dicantumkan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan terima kassih kepada pihak-pihak yang telah membatu dalam proses penyusunan makalah anda. Dan pada akhir kata pengantar, anda bisa meminta saran dan masukkan dari para pembaca untuk memberikan pengembangan dalam penulisan makalah selanjutnya.

5. Pendahuluan

Pendahuluan adalah bahasan awal dari topik penelitian yang ditulis berdasarkan sudut pandang penulis. Dalam menulis pendahuluan, jelaskan dengan singkat dan umum, namun memiliki makna dan tujuan yang jelas bagi pembaca.

Pada pendahuluan, anda juga bisa memaparkan masalah yang menjadi alasan anda menyusun makalah tersebut. Lalu juga akan ada sub bab yang mencakup semua bab dalam penelitian.

6. Isi

Bagian isi berisi uraian pokok dari topik masalah itu sendiri yang sedang dibuat. Lalu, permasalahannya yaitu berbagai penelitian tang telah dilakukan, metode penelitiannya, tempat penelitian dan saran penelitian. Termasuk juga hasil data yang didapat di lapangan.

Adapun jenis data yang dicantumkan yaitu data kualitatif, data kuantitatif dan juga metode campuran atau keduanya. Anda bisa memilih metode penelitian berupa wawancara, survei, pengamatan yang berupa data kualitatif atau bisa juga kuantitatif atau mixed methods.

7. Kesimpulan

Kesimpulan adalah penjabaran dari semua hasil yang telah diperoleh dari analisis rumusan masalah. Anda bisa membuat kesimpulan yang sesuai dengan hipotesa atau tidak sesuai dengan hipotesa awal dan akhirnya menjadi kesimpulan yang baru.

8. Saran

Saran diperoleh setelah membuat kesimpulan dari makalah yang telah selesai dibaca. Dan sang penulis berharap hasil dari penelitiannya dapat diterapkan oleh masyarakat, baik secara teoritis maupun praktis.

9. Penutup

Di urutan ke-9 dalam cara membuat makalah adalah penutup. Penutup berisi harapan penulis yang diberikan kepada para pembacanya, agar hasil penelitiannya bermanfaat bagi masyarakat. Penutup juga bisa anda isi dengan kesan, pesan, dan juga ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu serta mendukung pembuatan makalah ini.

10. Daftar Pustaka

Daftar pustaka berisi daftar referensi-referensi yang digunakan penulis dalam menyusun makalah. Biasanya berjumlah minimal sebanyak 25 referensi yang berasal dari buku, jurnal dan juga makalah dengan tema yang sejenis. Dalam penulisan daftar pustaka, harus ditulis secara sistematis dan sesuai dengan alphabet nama pengarang.

Menulis makalah memang terbilang susah-susah gampang, karena harus memulai dengan kerangka yang benar. Karena apabila sudah salah dari awal, maka hasil yang didapat tidak akan memuaskan dan tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku.

Rating:

Leave a Comment