Cara Membuat Proposal Yang Baik dan Benar

Cara Membuat Proposal Yang Baik dan Benar

5/5 (3)

Proposal adalah rencana kegiatan dalam bentuk rancangan kerja yang akanĀ  dilaksanakan. Proposal paling sering dibuat di dalam kalangan organisasi dan juga kegiatan sekolah seperti kegiatan pentas seni (Pensi). Lalu rancangan tersebut ditulis secara detail agar pihak yang berkepentingan dapat memahami dengan baik tujuan dari dibuatnya proposal tersebut.

Dari pengertian proposal diatas, dapat diketahui bahwa tujuan dari format proposal adalah agar pembaca memahami isi proposal dengan mudah dan tidak kebingungan. Apakah anda sudah mengetahui bagaimana cara membuat proposal yang baik dan benar? Apabila masih ragu, simak artikel berikut ini.

Baca juga: Cara Membuat Makalah

Cara Membuat Proposal Yang Baik Dan Benar

cara membuat proposal
sumber: pablo.buffer.com

1. Halaman judul proposal

Judul menjadi format utama di dalam sebuah proposal, yang harus dituliskan terlebih dulu dibandingkan bagian proposal yang lain. Di halaman judul biasanya berisi nama atau judul dari suatu kegiatan yang hendak diusulkan.

2. Latar belakang proposal

Latar belakang sangat penting untuk sebuah proposal, karena di dalamnya ada penjelasan mengenai alasan yang mendasari proposal tersebut dibuat.

3. Tujuan proposal

Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai tujuan dari dibuatnya kegiatan, dari yang paling penting hingga tujuan yang sifatnya sekunder. Apabila latar belakang tidak begitu menghabiskan halaman, anda bisa menempatkan tujuan proposal bersama dengan latar belakang. Agar proposal yang dibuat terlihat berisi dan tidak hanya sebatas kertas kosong semata.

4. Nama dan tema kegiatan proposal

Tahap ke-4 cara membuat proposal adalah memberikan penjelasan mengenai nama dan tema dari kegiatan yang akan diselenggarakan secara singkat, padat dan jelas..

5. Bentuk kegiatan proposal

Di bagian ini anda harus mendeskripsikan seperti apa rangkaian dari program yang akan diadakan.

6. Peserta proposal

Peserta di sini adalah pihak-pihak yang nantinya akan berkontribusi mengikuti acara dalam proposal tersebut.

7. Penyelenggara proposal

Di bagian ini perlu dijelaskan siapa saja yang ikut menyelenggarakan agenda tersebut. Biasanya yang menjadi penyelenggara adalah suatu organisasi atau perkumpulan kelompok tertentu.

8. Tempat dan jadwal kegiatan proposal

Di dalam bagian ini di deskripsikan mengenai dimana kegiatan tersebut akan dilaksanakan dan dicantumkan juga jadwal kegiatan secara jelas dan detail. Pada bagian ini juga harus dibuat secara rapi agar tidak keliru, dan mengadakan kesepakatan terlebih dahulu amatlah penting.

9. Susunan acara proposal

Anda harus membuat susunan acara di dalam proposal mulai dari awal acara yaitu pembukaan hingga penutupan acara atau selesainya acara.

10. Susunan panitia proposal

Susunan panitia sebaiknya sudah dibentuk dari sebelum pembuatan proposal agar pembuat proposal tidak mengalami kebingungan.

11. Rencana anggaran proposal

Anda harus menyusun rencana anggaran secara detail dan se rinci mungkin, agar tidak ada kekeliruan. Rencana anggaran proposal berisi rincian masukan, pengeluaran dan juga kebutuhan dana untuk agenda dan kegiatan yang terdapat dalam proposal.

12. Penutup proposal

Tahap terakhir dalam pembuatan proposal adalah membuat penutup proposal. Penutup proposal diisi dengan kalimat yang berisi harapan agar semua pihak dapat ikut berpartisipasi dan juga memberikan kontribusi untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. Lalu pada bagian bawah penutup akan terdapat tanda tangan ketua pelaksana dan juga penanggung jawab kegiatan.

Proposal wajib anda ketahui, apalagi bagi anda yang aktif di organisasi karena akan sering untuk membuat proposal. Proposal dapat di definisikan sebagai sebuah perancangan tertulis dalam bentuk pengajuan atau permohonan baik berupa ide, gagasan maupun rencana kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan izin, dana dan sebagainya.

Rating:

Leave a Comment